Kamis, 16 April 2020

Teks Recount

Nama : Safira Naima Hilmi
NPM : 8820118031
Program Studi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Pengalaman Pertama di Rumah Sakit
Hari Sabtu bertepatan pada tanggal 11 April 2020 ini baru pertama kali saya rasakan yaitu dirawat di rumah sakit. Pada mulanya, jam 6 pagi saya masih beraktivitas seperti biasanya seperti mencuci baju, menyetrika baju, menyapu dan yang lainnya, jam setengah 8 saya sarapan dengan keluarga setelah itu saya mencuci piring, semuanya masih terlihat sama tidak terjadi apapun, setelah selesai beres-beres saya langsung ke kamar untuk mengerjakan tugas yang masih menumpuk. Sekitar jam 9, saya merasakan sakit perut, saya berpikir mungkin ini karena saya makan pedas  atau mungkin karena sakit haid tapi semakin lama sakit itu semakin parah, seluruh tubuh terasa dingin, sesak nafas, dan tubuh terus mengeluarkan keringat. Saya berteriak, meminta bantuan agar sakit ini cepat hilang, terus beristighfar, dan terus merubah posisi mencari kenyamanan badan untuk berbaring, akhirnya saya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Di rumah sakit, dokter menanyakan perihal apa saja yang saya rasakan setelah itu saya diperiksa, cek suhu tubuh, pengambilan darah dan urin. Dari jam 11 siang sampai jam 7 malam saya dan orang tua saya menunggu hasil lab dari darah dan urin tersebut, jam 8 malam dokter memberitahukan bahwa ada infeksi di perut saya tapi masih belum tahu infeksi apa dan dugaannya adalah usus buntu, setelah itu dokter menyatakan bahwa saya harus di rawat terlebih dahulu untuk kelanjutan pengecekan penyakit saya.
Empat hari di rawat di rumah sakit, akhirnya saya diperbolehkan untuk pulang dan hal yang membuat saya bahagia adalah bahwasannya sakit yang di derita bukanlah usus buntu, jadi saya tidak terlalu khawatir untuk melakukan operasi. Tetapi saya dinyatakan sakit yang lumayan mengejutkan bagi saya dan keluarga, saya tidak akan memberitahu penyakit apa yang penting penyakit ini tidak terlalu parah dan masih bisa disembuhkan dengan obat herbal. Setelah pulang, saya banyak beristirahat tapi sedikit mengerjakan tugas rumah dan tugas kuliah agar tidak terlalu bosan istirahat terus juga agar tugas kuliah tidak terlalu menumpuk. 
Begitulah akhirnya, pengalaman ini menjadi pelajaran bagi saya. Pelajaran yang bisa saya ambil adalah jangan malas, makanlah makanan yang sehat, perbanyak olahraga, perbanyak dzikir, sabar, dan hiduplah dengan tenang, semoga lekas sembuh dan teruslah semangat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar